Nonton Film Sang Penari (2011) Full Movie

Posted on

Nonton Film Sang Penari (2011) Full Movie

Sang Penari merupakan film indonesia yang bercerita tentang kisah cinta tragis antara seorang tentara muda dan seorang penari ronggeng di sebuah desa miskin yang ada di Banyumas. Dibintangi oleh Oka Antara, Prisia Nasution, Dewi Irawan, Slamet Rahardjo, dan Hendro Djarot.

Film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah serta diproduksi oleh Salto Films ini dijadwalkan tayang perdana mulai 10 November 2011. Film ini diadaptasi dari novel yang berjudul “Ronggeng Dukuh Paruk” karya Ahmad Tohari.

Info Film

  • Judul : Sang Penari
  • Produser : Shanty Harmayn
  • Sutradara : Ifa Isfansyah
  • Penulis : Salman Aristo, Ifa Isfansyah, Shanty Harmayn
  • Perusahaan Produksi : Salto Films
  • Rilis : 10 November 2011

Daftar Pemain

  • Oka Antara sebagai Rasus
  • Prisia Nasution sebagai Srintil
  • Dewi Irawan sebagai Nyai Kartareja
  • Slamet Rahardjo sebagai Kertareja
  • Hendro Djarot sebagai Sakum
  • Landung Simatupang sebagai Sakarya
  • Teuku Rifnu Wikana sebagai Darsun
  • Lukman Sardi sebagai Bakar
  • Tio Pakusadewo sebagai Sersan Binsar

Alur Cerita Film Sang Penari

Cerita cinta tragis ini terjadi di Jawa Tengah, Indonesia tahun 1960-an. Rasus (diperankan oleh Oka Antara) adalah seorang tentara dari Dukuh Paruk, sebuah desa miskin di daerah Banyumas. Awal cerita terjadi ketika Rasus kembali dan menyusuri Dukuh Paruk, dan bertemu dengan Sakum (diperankan oleh Hendro Djarot), seorang tunanetra yang memintanya untuk mencari seseorang bernama Srintil. Cerita kemudian berkilas balik ke Dukuh paruk dan hubungan cinta antara Rasus dan Srintil.

Dukuh Paruk sempat mengalami masa kelam pada tahun 1953 silam. Santayib, pembuat tempe bongkrèk Dukuh Paruk, tak sengaja menjual tempe bongkrèk beracun, yang membunuh banyak warga, termasuk Surti (diperankan oleh Happy Salma), ronggeng Dukuh Paruk.

Penduduk dusun mulai panik dan rusuh, dan dalam kerusuhan tersebut, Santayib dan istrinya melakukan bunuh diri dengan mengonsumsi tempe beracun buatan mereka. Putri dari Santayip, Srintil, selamat dan dibesarkan oleh kakeknya Sakarya (diperankan oleh Landung Simatupang). Sejak insiden itu, Dukuh Paruk seperti kehilangan kehidupannya, tidak ada musik mengalun dan penari ronggeng lagi di dukuh tersebut.

Sepuluh tahun kemudian, tahun 1963, Srintil (diperankan oleh Prisia Nasution) dan Rasus yang sama-sama yatim piatu adalah teman yang sangat dekat sejak kecil. Rasus sendiri juga menyimpan perasaan cinta pada Srintil. Dengan kondisi Dukuh Paruk yang kelaparan dan mengalami depresi sejak kehilangan sang penari ronggeng.

Srintil sendiri senang menari dari kecil. Kemampuan menarinya ternyata seperti mengandung kekuatan magis yang membuat Sakarya yakin bahwa Srintil bisa menjadi ronggeng. Suatu hari Sakarya mendapat pertanda bahwa Srintil akan menjadi ronggeng besar dan mampu menyelamatkan Dukuh Paruk dari kelaparan. Dia kemudian meyakinkan Srintil untuk menjadi ronggeng dan meminta Kertareja (diperankan oleh Slamet Rahardjo), dukun ronggeng Dukuh Paruk untuk menjadikan Srintil seorang ronggeng.

Srintil percaya bahwa dengan menjadi ronggeng, dia bisa membayar dosa kedua orang tuanya dalam insiden tragis sepuluh tahun lalu. Dia kemudian mencoba untuk membuktikan dirinya dengan menari di makam Ki Secamenggala, pendiri Dukuh Paruk. Walaupun gagal meyakinkan Kartareja pada kali pertama, Rasus yang menaruh simpati pada tekad Srintil menolong Srintil dengan memberinya benda temuannya, sebuah pusaka ronggeng milik Surti, ronggeng Dukuh Paruk yang telah tiada.

Setelah melihat pusaka tersebut, Sakarya akhirnya berhasil meyakinkan Kartareja. Srintil kemudian dipermak dan dirias oleh Nyai Kartareja (diperankan oleh Dewi Irawan) untuk menjadi seorang ronggeng. Sementara itu, seorang aktivis dan anggota Partai Komunis Indonesia, Bakar (diperankan oleh Lukman Sardi) tiba di Dukuh Paruk dan meyakinkan petani Dukuh Paruk untuk bergabung dengan partai komunis, untuk menyelamatkan wong cilik (kelas bawah) Dukuh Paruk dari kelaparan, kemiskinan, dan penindasan para tuan tanah yang serakah.

Kepopuleran Srintil yang sampai ke Desa Dawuan, membuat Rasus, teman kecil sekaligus orang yang mencintainya, tidak senang dan nyaman. Menjadi ronggeng berarti bukan hanya dipilih warga dukuh untuk menari, tetapi juga untuk menjadi “milik bersama”. Srintil harus melayani banyak lelaki di atas ranjang setelah menari.

Setelah keberhasilan Srintil menari di makam Ki Secamenggala, Srintil harus menjalani ritual terakhir sebelum dia benar-benar bisa menjadi ronggeng yang disebut Bukak Klambu, di mana keperawanannya akan dijual kepada penawar tertinggi. Hal ini mengecewakan Rasus, yang mengatakan pada Srintil bahwa dia tidak senang dengan keputusannya menjadi ronggeng.

Srintil mengatakan bahwa dia akan memberikan keperawanannya kepada Rasus, dan pada hari Bukak Klambu mereka berhubungan seks di sebuah kandang kambing. Malam itu juga, Srintil berhubungan seks dengan dua “penawar tertinggi” lainnya dan menjadi ronggeng sejati.

Hancur hatinya, Rasus memutuskan untuk pergi dari Dukuh Paruk, meninggalkan Srintil yang patah hati. Dia kemudian bergabung dengan sebuah batalyon TNI yang bermarkas tak jauh dari Dukuh Paruk, tempat ia berteman dengan Sersan Binsar (diperankan oleh Tio Pakusadewo) yang juga mengajarkan dia membaca.

Sementara itu, warga Dukuh Paruk yang dirundung kelaparan dan kemiskinan mulai merangkul komunisme walaupun tidak paham tentang politik. Sepeninggalan Rasus, grup kesenian ronggeng Dukuh Paruk makin berjaya, dan politik juga mulai menjadi kehidupan Dukuh Paruk. Grup kesenian ronggeng Dukuh Paruk yang termasuk Kartareja, Sakarya, Sakum dan Srintil mulai sering diminta partai komunis dalam acara kesenian rakyat agar bisa menarik massa.

Namun terjadi gejolak politik di Jakarta pada tahun 1965, dan karena kebodohan mereka tentang politik, warga dukuh Paruk pun ikut terseret karena “keterlibatan” mereka dalam acara-acara kesenian rakyat tersebut. Dua tahun kemudian, setelah terjadinya percobaan kudeta oleh komunis yang gagal di Jakarta, Rasus dikirim oleh Sersan Binsar dalam misi untuk “mengamankan” orang-orang partai komunis di daerah tersebut.

Tetapi, ketika tiba giliran Dukuh Paruk terseret dalam pembantaian itu, Rasus bergegas kembali, meninggalkan rekan pasukannya ke kampung halamannya untuk mencari dan menyelamatkan cintanya, Srintil. Rasus menemukan Dukuh Paruk telah hancur dan kosong tanpa penghuni, hanya menyisakan Sakum yang buta.

Sakum meminta Rasus untuk secepatnya mencari Srintil, tetapi pencarian Rasus akhirnya sia-sia. Rasus tiba di sebuah kamp konsentrasi tersembunyi tepat pada saat Srintil dan warga Dukuh Paruk dibawa oleh kereta pengangkut dan menghilang entah ke mana.

Sepuluh tahun kemudian, Rasus berpapasan dengan seorang penari kumal yang mirip dengan Srintil dan seorang penabuh kendhang buta yang mirip dengan Sakum di Desa Dawuan. Rasus memberikan pusaka ronggeng Dukuh Paruk kepada penari tersebut, dan penari tersebut berlalu meninggalkannya. Rasus tersenyum, menandakan dia mengenali penari tersebut sebagai cintanya, Srintil. Film diakhiri dengan sang penari kumal dan si pemusik buta yang menari dan menghilang di cakrawala.

Cuplikan Film

Sang Penari (The Dancer) - Trailer

Nonton dan Download Film Sang Penari (2011) Full Movie

Kalian bisa menonton film atau drama yang dilengkapi subtitle indonesia sepuasnya melalui layanan streaming legal seperti Viu, iflix, Disney+Hotstar, Vidio dan Netflix. Admin tidak menyarankan kalian menonton lewat situs film bajakan.

Di situs resmi, kalian tidak akan menemukan iklan yang mengganggu dan tersedia beragam kualitas video yang dapat dipilih, biaya berlangganan juga sudah semakin terjangkau.

Kalian tinggal salin link berikut ini selanjutnya paste di tab browser.

Link Vidio: https://www.vidio.com/premier/459/sang-penari

Link Netflix: https://www.netflix.com/id/title/70266069

Link Disney+Hotstar: https://www.hotstar.com/id/movies/sang-penari/1260039976

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *